FAQ

INTIBIOS

Pendaftaran bisa melalui booking.intibios.com

Setelah hasil di verifikasi oleh dokter, akan langsung terkirim ke WA pasien yang bersangkutan

Hasil yang dikeluarkan oleh Intibios Lab dapat digunakan untuk semua Penerbangan, karena sudah terintegrasi dengan NAR Kemenkes dan Peduli Lindungi

Untuk di beberapa Lab sudah tersedia Pembayaran Langsung dan yang lain bisa bayar ketika datang untuk Swab

COVID 19

Tetap tenang, jangan panik. Laporlah ke RT/RW serta puskesmas setempat lalu lakukanlah isolasi mandiri dengan benar serta mengikuti nasihat dokter. Sebagai upaya pelacakan terjadinya penularan anda dapat memperingatkan semua orang yang kontak erat dengan anda selama 2 minggu terakhir untuk melakukan karantina mandiri dan tes swab antigen / PCR.

Bila anda termasuk kategori tidak bergejala atau bergejala ringan seperti demam, batuk pilek, mual, hilang penciuman dll tanpa disertai penurunan saturasi oksigen (nilai normal SpO2 95-100%) maka anda dapat melakukan isolasi mandiri dirumah serta mengonsumsi multivitamin dan obat untuk mengurangi gejala sesuai anjuran dokter.

Apabila anda mengalami gejala sedang-berat maka anda perlu segera berkonsultasi ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat (puskesmas atau rumah sakit). Adapun gejala berat ditandai dengan sesak napas disertai penurunan saturasi oksigen (SpO2) <95%. Selain itu apabila anda sedang menjalani isolasi mandiri namun gejala yang dirasa semakin memberat seperti demam semakin tinggi, mual dan muntah yang signifikan, diare berat, penurunan kesadaran hingga sesak napas memberat maka segeralah ke rumah sakit terdekat.

Test PCR dilakukan 3-5 hari setelah kontak terakhir dengan anda, bila hasil negatif (-) dianjurkan melakukan karantina hingga hari ke-7. Pada test antigen non reaktif di hari ke 2 setelah kontak terakhir dengan anda maka dianjurkan untuk melalukan test antigen ulang 5 hari kemudian untuk lebih memastikan. Bila muncul gejala segeralah test covid. Lindungi keluarga anda dengan melakukan isolasi mandiri yang benar (aktivitas terpusat di kamar, kamar mandi terpisah, makan terpisah, buka ventilasi rumah, tidak berinteraksi dekat dengan keluarga, selalu memakai masker medis serta sering melakukan cuci tangan).

Isolasi mandiri dilakukan minimal 10 hari ditambah 3 hari bebas gejala. Bila masih ada gejala maka konsultasikanlah kondisi anda ke dokter untuk memastikan apakah perlu dilakukan pemeriksaan tambahan seperti lab dan radiologis.

Hasil PCR masih dapat positif hingga 3 bulan oleh karena partikel virus inaktif masih terdeteksi pada saat pemeriksaan. Anda tidak perlu khawatir karena kondisi tersebut sudah tidak menularkan. Setiap individu memiliki waktu yang berbeda untuk mencapai hasil negatif, beberapa dapat segera negatif saat selesai menjalani isolasi mandiri, namun sebagian lainnya masih dapat positif hingga 3 bulan sehingga tidak dapat diprediksi atau dipastikan kapan akan negatif. Fokuslah pada kesembuhan anda dan menyelesaikan masa isolasi mandiri dengan benar.

CT Value (cycle threshold) menunjukan berapa banyak amplifikasi dilakukan dalam pemeriksaan PCR ketika mencapai ambang batas deteksi mesin PCR. Nilai CT tidak bisa dibandingkan antar alat/reagen/lab/waktu pemeriksaan yang berbeda. Nilai CT tidak bisa menunjukan jumlah virus absolut/viral load dalam tubuh serta tidak bisa menunjukan penularan/daya infeksi. Nilai CT tidak berkorelasi langsung dengan berat ringannya penyakit oleh karenanya anda tidak perlu khawatir bila mendapati nilai CT rendah, tetap fokus untuk mengobati gejala yang anda rasakan sesuai anjuran dokter.

Penyintas covid dapat terinfeksi kembali dikemudian hari, sehingga tetap perlu melakukan protokol kesehatan dengan ketat terutama apabila anda perlu melakukan aktivitas diluar rumah walaupun anda sudah pernah terinfeksi COVID 19 sebelumnya. Kekebalan yang terbentuk pasca terinfeksi COVID 19 akan menurun terutama pasca 3 bulan. Lengkapi pula vaksin sesuai dosis untuk meningkatkan kembali imunitas apabila anda belum tervaksinasi dengan lengkap.

Perlu dicurigai sebagai kasus re-infeksi bila terdapat kontak erat dengan kasus terkonfirmasi positif baru, muncul kembali gejala akut seperti batuk, pilek, demam, hilang penciuman dll, hasil PCR positif kembali setelah sebelumnya negatif dengan nilai CT Value yang rendah maupun pemeriksaan swab antigen reaktif serta bila dilakukan pemeriksaan antibodi IgM juga reaktif kembali. Perlu dibedakan apabila sebelumnya masih terdapat gejala sisa pasca COVID 19 (long covid) maka bila memang hanya gejala sisa keluhan akan menetap tetapi bila re-infeksi gejala baru muncul kembali setelah sebelumnya sudah tidak bergejala.

Idealnya tidak bisa membandingkan hasil antara satu lab dengan lab lainnya oleh karena waktu, teknik pengambilan sampel, reagen serta proses pengolahan yang berbeda. Apabila anda mendapatkan hasil positif pada pemeriksaan PCR maka tetap dianjurkan melakukan isolasi mandiri untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan
Daftar Online Daftar Online